Pertanyaan Populer Wawancara Kerja Beserta Solusi Jawabannya

Pertanyaan Populer Wawancara Kerja Beserta Solusi Jawabannya – Wawancara atau interview adalah suatu percakapan antara dua orang atau lebih dan berlangsung antara narasumber dan pewawancara. Tujuan dari wawancara ialah untuk memperoleh informasi yang tepat dari narasumber yang terpercaya. Wawancara dilakukan dengan cara penyampaian sejumlah pertanyaan dari pewawancara kepada narasumber.

Oke

Wawancara, menurut Lexy J Moleong (1991:135) dikemukakan bahwa wawancara merupakan suatu percakapan dengan tujuan-tujuan tertentu. Pada metode ini peneliti dan responden berhadapan langsung (face to face) untuk memperoleh informasi secara lisan dengan tujuan mendapatkan data yang dapat menjelaskan permasalahan penelitian

Jenis-Jenis Wawancara

1. Wawancara Terstruktur
Wawancara yang dilaksanakan secara terencana dengan berpedoman pada daftar pertanyaan yang telah dipersiapkan sebelumnya.

2. Wawancara Tidak Terstruktur
Wawancara yang tidak berpedoman pada daftar pertanyaan

3. Wawancara Terpimpin
Wawancara yang berpedoman pada daftar pertanyaan yang telah disiapkan.

4. Wawancara Bebas
Wawancara yang tidak berpedoman pada daftar pertanyaan

5. Wawancara Individual
Wawancara yang dilakukan oleh seorang pewawancara dengan seorang narasumber atau responden.

6. Wawancara kelompok
Wawancara yang dilakukan oleh seorang pewawancara dengan sekelompok/ sejumlah narasumber/ responden. (dalam waktu dan tempat yang sama)

7. Wawancara Konferensi
a. Wawancara yang dilakukan oleh seorang pewawancara dengan sejumlah narasumber dalam satu tempat dan satu waktu secara bersamaan.
b. Wawancara yang dilakukan oleh sejumlah pewawancara dengan seorang narasumber dalam tempat dan waktu yang bersamaan.

8. Wawancara Terbuka
Wawancara berdasarkan pertanyaan yang tidak terbatas/ tidak terikat jawabannya.

9. Wawancara Tertutup
Wawancara berdasarkan pertanyaan yang terikat/ terbatas jawabannya.

Ciri-Ciri Pewanwancara

1. Jujur. Tidak memanipulasi apalagi memberi sendiri tanpa melakukan wawancara. Misalnya karena rumah responden jauh, kepanasan dan terlalu capek apalagi tidak ada orang lain maka kuesioner diisi sendiri di bawah pohon atau di tempat lain.

2. Mempunyai minat. Jika pewawancara kurang berminat terhadap topik penelitian, maka hasil wawancaranya sering kurang baik. Masalah minat ini seringkali berkaitan dengan masalah kejenuhan dan kebosanan pewawancara. Misalnya, ia telah melakukan wawancara secara maraton dalam waktu yang cukup lama sehingga merasa jenuh dan bosan. Untuk mengatasi masalah itu biasanya aktivitas wawancara tidak dilakukan sebagai kegiatan tetap dan kontinue namun sebagai kegiatan tidak tetap.

3. Berkepribadian. Seorang pewawancara sudah sepantasnya tidak berperilaku berlebihan alias overacting. Bersikaplah secara luwes, fleksibel dan tidak temperamental. Ketika mengajukan pertanyaan tidak bernada tinggi dan emosional.

4. Adaptif. Ketika wawancara maka seorang pewawancara yang baik harus bisa menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan responden, kebiasaan dan adat istiadatnya. Jika pewawancara dari kota sebaiknya tidak membawa kebiasaan di kota ke desa.

5. Akurasi. Pewawancara haruslah bersikap disiplin tinggi sehingga dapat melakukan wawancara dengan akurat dan cermat. Artinya ia harus mengikuti metode kerja yang telah ditentukan, dapat menerjemahkan pertanyaan dengan baik agar dimengerti responden dan kemudian mencatatnya dengan baik dan cermat.

6. Berpendidikan. Pewawancara tidak harus berpendidikan terlalu tinggi misalnya sarjana. Tingginya pendidikan justru sering membuat ia cepat jenuh dan bosan karena harus mengulang pertanyaan sama.

Pertanyaan Populer Wawancara Kerja Beserta Solusi Jawabannya

Pertanyaan Populer Wawancara Kerja Beserta Solusi Jawabannya

Pertanyaan seputar data diri Anda

Biasanya dalam membuka sesi wawancara, pewawancara akan memulai dengan menanyakan data pribadi. Ada berbagai tipe pewawancara, ada yang menciptakan kesan besahabat dan mencairkan suasana, ada juga yang langsung bersikap serius.

1. Anda akan diminta menceritakan tentang diri Anda

Ini adalah pertanyaan pertama yang biasanya muncul dalam wawancara kerja. Coba ceritakan tentang diri Anda ?

Anda sebagai calon karyawan harus menjelaskan sesuai dengan data diri Anda, karena pertanyaan ini biasanya akan memancing pertanyaan pertanyaan selanjutnya.

Misalnya : Nama saya Agus Prasetio. Saya alumni ilmu manajemen universitas gajah mada. Saat ini saya masih bekerja sebagai Brand Manajer di PT. Bank Paidjo. Saya bekerja di perusahaan tersebut sejak desember 2015.

2. Apakah Anda memang berminat pada ilmu manajemen dan kenapa memilih manajemen?

“Ini adalah pertanyaan yang harus kamu jawab dengan tegas”

Misanya dengan pembuka “ Ya”

Sejak duduk di bangku  SMA, saya sudah tertarik dengan ilmu manajemen. Kemudian saya mengambil jurusan manajemen di UGM untuk belajar ilmu manajemen lebih dalam dan ternyata saya tidak salah pilih, saya menyukai bidang tersebut dan selalu antusias dalam belajar.

Itulah alasan saya memilih jurusan manajemen.

3.Apa rencana Anda 2-3 tahun kedepan?

Misalnya, pertama dalam 2 tahun kedepan saya ingin terbebas dari masalah finansial, tentu ini akan membuat saya bisa membantu keluarga membiayai tahun ini adik kandung saya satu-satunya baru akan masuk kuliah.

4. Apakah Anda memiliki keterampilan lain selain ilmu manajemen ?

Misalnya, Ya. Saya mampu mengoperasikan berbagai program komputer dengan baik, seperti MS Excell, MS words, MS Power Poin, CorelDraw, Photoshop dan MS Access.

Pertanyaan tentang kemampuan dan pengalaman

Dalam sesi ini perusahan ingin melihat kualifikasi Anda dari kemampuan dan pengalaman melalui beberapa pertanyaan. Misalnya tujuan dalam karir Anda, bagaimana kemampuan Anda dalam bekerja, seberapa loyal Anda pada pekerjaan dan perusahaan, bagaimana cara Anda menyelesaikan masalah dalam bekerja. Dan apa yang akan Anda berikan kepada perusahaan.

Setiap posisi dalam posisi karyawan dalam perusahaan akan memiliki kualifikasinya masing masing, misalnya jika Anda melamar sebagai Brand Manajer akan berbeda jika Anda melamar sebagai sekertaris.

5. Apasajakah kelebihan dan kekurangan Anda, tolong sebutkan?

Misalnya “  kelebihan saya adalah, Saya jujur, cepat beradaptasi dengan lingkungan baru, pekerja keras dan smart. Sementara saya memiliki kelemahan pelupa, biasanya saya mengantisipasinya dengan mencatat setiap kegiatan yang penting dibuku saku dan agenda saya yang selalu saya bawa dan buka jika saya lupa.

6. Bagaimana hubungan Anda dengan rekan Kerja di perusahaan yang sekarang?

Misalnya, “ Karena kebetulan posisi sekarang saya sebagai brand manajer, maka saya memposisikan diri secara profesional sebagai pimpinan. Namun bukan berarti saya kaku, sejauh ini saya selalu menyelesaikan permasalahan dengan memprioritaskan musyawarah.

Misalnya saya pernah sekali memiliki masalah dengan bagian superveser oprasional, karena banyaknya komplain nasabah dengan pelayanan yang lama, namun akhirnya kami berdiskusi dan akhirnya mampu menyelesaikan masalah tersebut sesuai tanggung jawab masing-masing”

7. Mana yang lebih Anda suka, bekerja sendiri atau dalam tim?

Secara personal, saya menyukai bekerja sendiri, saya juga dapat bekerja dalam tim,  tentu harus disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang akan saya selesaikan.

8. Jika Anda dalam sebuah tim, apa posisi yang akan Anda pilih?

Misalnya, Sesuai dengan posisi saya sekarang sebagai BM, saya lebih memilih menjadi seorang konseptor, sehingga saya bisa merencanakan strategi yang akan diambil, mendata siapa saja yang memilki kemampuan yang diperlukan, mengidentifikasi hambatan yang akan muncul, serta membuat ukuran-ukuran dan target-target yang harus dicapai.

9. Apakah Anda bersedia bekerja di bawah tekanan?

Misalnya, Tentu setiap posisi memiliki tekanan tersendiri, sejauh ini saya bisa mengatasi tekanan pekerjaan. Karena kenyataanya tekanan akan membuat kita mengupgrade kemampuan terbaik yang kita miliki.

10. Bagaimana Anda memandang dan mengatasi kritik terhadap Anda?

Misalnya, pada dasarnya kritik itu penting untuk kemajuan pribadi. Jadi secara pribadi saya akan menerima kritikan orang lain, rekan kerja atau atasan. Saya akan melihat dan menilai kritik tersebut, apakah baik atau tidak, jika baik saya terima, jika tidak saya akan mengabaikanya.

11. Seperti apakah orang yang sulit diajak kerja sama menurut Anda?

Misalnya, “Bagi saya, orang yang sulit diajak bekerja sama adalah orang yang tidak mau belajar, tidak mau diatur, banyak alasan, tidak bisa diandalkan, dan suka mengunjing orang lain.”

12. Apa yang Anda lakukan jika bawahan Anda melakukan kesalahan?

Misalnya, “ Pertama saya pastikan saya tidak akan menyerang dan menyalahkan, saya akan menganalisa, mencari solusi terbaik dari objek kesalahan, bukan dari siapa yang salah. Karena semua orang termasuk Anda dan saya pasti pernah melakukan kesalahan.

13. Apakah Anda siap menerima tanggung jawab besar?

Misalnya “Ya, saya siap. Dalam pandangan saya, saya harus siap menerima tanggung jawab yang besar dan posisi yang lebih tinggi guna mencapai karier yang diinginkan. Dengan cara tersebut, saya dapat memacu diri sendiri sehingga menjadi lebih baik.”

14. Sistem dan lingkungan kerja seperti apa yang Anda sukai?

Misalnya,  “Saya suka bekerja dalam lingkungan yang transparan, adil dan teratur. Memiliki Prosedur opersional standar (SOP) yang jelas, dan dengan konsep jenjang karir yang jelas. Pelanggaran dan reward di berikan dengan objektif, serta memiliki rekan kerja yang bersemangat,inovatif dan optimis.

15. Apakah Anda bersedia ditempatkan di luar kota?

Misalnya, “Bersedia, namun harapan saya jika saya bergabung saya memiliki harapan ditempatkan di daerah asal, tentu tidak masalah dan tidak mengganggu pun jika saya ditempatkan di luar kota.”

Pertanyaan Seputar Hak dan Kewajiban

Dalam sesi ini, kita akan ditanya tentang gaji, mungkin lebih tepatnya negosiasi berapa gaji yang anda minta.

16. Berapa gaji Anda di perusahaan sekarang?

Misalnya, gaji pokok saya 5 juta rupiah, tunjangan jabatan 1 juta rupiah, uang kehadiran 2 juta rupiah, jadi total 8 juta rupiah setiap bulan.

17. Berapa gaji yang Anda harap dari perusahaan ini?

Misalnya “Saya berharap lebih besar dari gaji saya di perusahaan sebelumnya, 10 juta rupiah.”

18. Bagamana kalau perusahaan kami menggaji Anda 9 juta ?

Misalnya, Tidak masalah, seperti komitmen awal, saya berharap gaji saya sekarang lebih besar dari gaji sebelumnya.

kami juga telah menuliskan 15 tips negosiasi gaji saat wawancara.

19. Baik, apakah Anda berkomitmen dan yakin untuk menduduki posisi ini dengan besar gaji tersebut?

Misalnya, “Ya saya yakin.”

Artikel ini hanya sebatas memberikan edukasi, silahkan untuk dilakukan improvisasi dan disesuaikan dengan kondisi Anda. Sekali lagi, yang paling utama dalam wawancara kerja selain kemampuan komunikasi juga dibutuhkan kemampuan mempengaruhi dan kejujuran.

Demikianlah informasi kali ini yang dapat kami  berikan pada kesempatan kali ini mengenai Contoh Pertanyaan Wawancara. Semoga bermanfaat

Oke
Bagi anda yang hendak mau melamar pekerjaan, kami Informasikan lowongan kerja sesuai wilayah Terdekat di kota anda Seperti diLoker Daerah Aceh|Loker Daerah Bali|Loker Daerah Balikpapan|Loker Daerah Bandar Lampung|Loker Daerah Bandung|Loker Daerah Bangkalan|Loker Daerah Banjarbaru|Loker Daerah Banjarmasin|Loker Daerah Banjarnegara|Loker Daerah Banten|Loker Daerah Banyumas|Loker Daerah Banyuwangi|Loker Daerah Batam|Loker Daerah Bekasi|Loker Daerah Bengkulu|Loker Daerah Blora|Loker Daerah Bogor|Loker Daerah Bojonegoro|Loker Daerah Bolaang Mongondow|Loker Daerah Bondowoso|Loker Daerah Bontang|Loker Daerah Cianjur|Loker Daerah Cikarang|Loker Daerah Cilegon|Loker Daerah Cirebon|Loker Daerah Denpasar|Loker Daerah Depok|Loker Daerah Gianyar|Loker Daerah Gresik|Loker Daerah Jakarta|Loker Daerah Jambi|Loker Daerah Jawa Barat|Loker Daerah Jawa Tengah|Loker Daerah Jawa Timur|Loker Daerah jayapura|Loker Daerah Jember|Loker Daerah Jepara|Loker Daerah Jombang|Loker Daerah Karawang|Loker Daerah Kediri|Loker Daerah Kendal|Loker Daerah Kendari|Loker Daerah Kudus|Loker Daerah Kupang|Loker Daerah Lampung|Loker Daerah Lumajang|Loker Daerah Madiun|Loker Daerah Makasar|Loker Daerah Malang|Loker Daerah Maluku|Loker Daerah Manado|Loker Daerah Medan|Loker Daerah Muara Enim|Loker Daerah Ngawi|Loker Daerah Padang|Loker Daerah Palangkaraya|Loker Daerah Palembang|Loker Daerah Palu|Loker Daerah Papua|Loker Daerah Papua Barat|Loker Daerah Pasuruan|Loker Daerah Pati|Loker Daerah Pekalongan|Loker Daerah Pekanbaru|Loker Daerah Ponorogo|Loker Daerah Pontianak|Loker Daerah Purwokerto|Loker Daerah Purworejo|Loker Daerah Riau|Loker Daerah Samarinda|Loker Daerah Semarang|Loker Daerah Serang|Loker Daerah Sidoarjo|Loker Daerah Situbondo|Loker Daerah Sorong|Loker Daerah Sukabumi|Loker Daerah Sukoharjo|Loker Daerah Sulawesi|Loker Daerah Sumatera|Loker Daerah Sumedang|Loker Daerah Sumenep|Loker Daerah Surabaya|Loker Daerah Surakarta|Loker Daerah Tangerang|Loker Daerah Tasikmalaya|Loker Daerah Tegal|Loker Daerah Trenggalek|Loker Daerah Tulungagung|Loker Daerah Yogyakarta